Sabtu, 28 April 2012

Keperluan Investasi Greenhouse Multi Fungsi


Greenhouse Multi Fungsi:  
informasi lainnya klik: www.pilaragro.com

Bisa digunakan sebagai tempat Tanaman/Pembibitan/Hydroponic
(Biaya/unit utk bahan bambu/ besi tergantung desain dan kualitas material yang dipilih konsumen) 




SEJAK ..................2012
Digunakan untuk:
 Kandang Ayam Murah.....
Gudang Peralatan Kandang/Farm
(dengan modifikasi ventilasi dan materi atap khusus penahan panas)

() 
Lokasi ada di Pasuruan, Jatim

Hub kami untuk Rancangan Anggaran Biaya:
Desain disesuaikan dengan fungsi, bahan/material, 
luas/bentuk lahan & budget investasi

email : info.pilaragro@yahoo.com
HP: 081388322990
Pare, Kediri, Jatim






Hamparan Greenhouse
    Tampilan Greenhouse berbahan pipa besi

Bagaimana caranya jika ingin memiliki bangunan Greenhouse???
Siapa yang dapat membuatkan dengan material dan kualitas pengerjaan standart perusahaan internasional?
Berapa yang harus diinvestasikan??? INI DIA JAWABANNYA....hub info.pilaragro@yahoo.com
www.pilaragro.com 081388322990


Jumat, 03 Februari 2012

Ayu Ting Ting jadi duta produk dari Kediri


Ayu Ting Ting Alamat Palsu jadi duta Produk Mahesin


Seandainya Ayu Ting Ting bersedia datang ke kediri dan mencoba produk Mahesin, Pizza Kress Venesia, pastilah berdampak luar biasa. Hebat sekali mereka yang mengorbitkan Ayu Ting Ting.
Suatu saat jika semua berjalan dengan baik, maka Ayu Ting Ting akan saya daulat untuk menjadi duta produk Mahesin dan Pizza Kress Venesia. Selamat buat kamu Ayu Ting Ting

INILAH.COM, Jakarta - Pedangdut fenomenal Ayu Ting Ting rupanya ingin mengembangkan dangdut modern gaya baru. Mengadopsi dari artis-artis Korea Pop, Ayu Ting Ting memadukan dangdut dan Kpop.
"Saya ingin ciptain style Korea. Orangnya ganteng dan cantik, mereka suka pakai baju simple dan lucu," ucap Ayu Ting Ting di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/10).
Penyanyi yang populer lewat lagu 'Alamat Palsu' ini mengaku sangat mencintai film dan lagu Korea. Jika tak ada hambatan, Ayu Ting Ting berencana akan pergi ke Korea Selatan untuk sebuah pekerjaan.
"Filmnya suka, ceweknya cantik dan imut. Akhir tahun mau ke Korea ada kerjaan" tandasnya

Ringtones Ayu Ting Ting Alamat Palsu, silakan download gratis..


http://www.4shared.com/get/vC2qL8M9/Ayu_Ting_Ting_-_Alamat_Palsu__.html

Ayu Ting Ting

Kamis, 01 September 2011

Lain lagi ceritanya, jika menanam dalam Greenhouse

Terserang Virus, Melon Gagal Panen  ; Kompas
Siwi Nurbiajanti | Nasru Alam Aziz | Rabu, 17 Agustus 2011 | 13:02 WIB


Kompas/Iwan Setiyawan
Petani memanen melon jenis excen di tepi Jalan Raya Demak-Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/8/2011). Produksi melon kali ini terkendala serangan virus sehingga melon yang dihasilkan kecil-kecil. Harga jual melon di pasaran juga jatuh hanya Rp 4.000 per kilogram. Padahal biasanya harga melon di tingkat peetani bisa mencapai Rp 5.000 per kilogram.
DEMAK, KOMPAS,com — Sejumlah petani melon di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengalami gagal panen akibat tanaman mereka terserang penyakit. Produktivitas tanaman turun hingga 50 persen sehingga petani rugi. Kondisi itu diperparah dengan turunnya harga jual melon.
Yasin (62), petani melon di Desa Kadilangu, Kecamatan Demak, menjelaskan bahwa gagal panen dialami hampir semua petani melon di Demak. Sentra tanaman melon antara lain terdapat di Desa Kadilangu, serta Weding, Ruwit, Serangan, dan Poncoharjo, semuanya di Kecamatan Bonang. Luas tanaman melon pada wilayah-wilayah itu sekitar 30 hektar.
Menurut dia, produksi melon gagal karena tanaman terserang virus melon. Virus mulai menyerang tanaman saat berusia 45 hari, atau 15 hari sebelum masa panen.
Serangan virus mengakibatkan tanaman kering, sehingga buah yang dihasilkan kecil-kecil. Dari lahan satu bau (sekitar 7.800 meter persegi), biasanya dihasilkan 30 ton melon, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 ton per bau. "Sekarang satu biji melon paling beratnya hanya dua kilogram. Padahal kalau bagus sampai tiga hingga empat kilogram," kata Yasin, Rabu (17/8/2011) di Demak.
Kondisi itu diperparah dengan turunya harga melon dari Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 4.000. Penurunan harga melon, menurut Abdul Wahid (45), petani dan pedagang melon di Demak, akibat kondisi pasar yang sedang lesu. Hal itu sebagai dampak lesunya kondisi perekonomian di masyarakat.
Gagal panen yang diperparah dengan turunnya harga melon, mengakibatkan petani merugi. Yasin yang memiliki lahan seluas 4,5 bau telah menghabiskan biaya produksi sekitar Rp 200 juta. Namun, hasil panen yang diperolehnya hanya sekitar Rp 130 juta. (Susi Ivvaty), kediri-agro